Sabtu, 15 Desember 2012



Bunda Tersenyumlah
Saat pertama ku melihat dunia ini..
Ketika engkau melahirkan aku, ibu..
Ku menangis mengsyaratkan bahagiaku..
Melihat indahnya dunia ini..
Beribu do’a ku ucapkan untukmu..
Agar jiwa dan ragamu sehat selalu..
Tak ada kata yang bisa kungkapkan..
Untuk mengucapkan terimakasih ibu..
Dan disetiap garis kerut wajahmu
tersimpan berjuta deritamu
namun kau tetap tabah
menjalani harimu yang memang harus kau jalani…


Pernah kulihat,
tetes airmata mengalir dipipimu,
hatiku gundah,
apa gerangan yang membuat dirimu menangis,
Ya Allah.. apa salahku ? apa yang telah kuperbuat hingga ia menangis?
akankah karena aku atau ada hal lain yang membuatnya benar-benar sedih hingga harus mengeluarkan airmatanya..
kuhampirinya perlahan,
seiring menetesnya airmata akupun bertanya,
bunda, mengapa engkau menangis..?? jangan menangis, tak sanggup aku melihatnya ”

Namun ia hanya menjawab,
Tak ada apa-apa sayang, bunda menangis karena bunda sedih, bunda tak bisa membuatmu bahagia, bunda ingin melihatmu bahagia sayang, ingin melihatmu sukses”


Ya Allah,
izinkan aku untuk mewujudkan semua inginnya,
izinkan aku membuatnya tersenyum,
tersenyum di usianya yang semakin renta…

Aku ingin membahagiakannya, sebelum ia kembali kepadanya…

Puisi untuk seminar 23 Desember 2012